Kuota FLPP Mau Ditambah Jadi 350 Ribu Unit oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman

Diposting oleh Admin 09-05-2025

telah dibaca : 501 kali

Jakarta - Pemerintah melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengatakan bahwa kuota rumah subsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) akan ditambah menjadi 350.000 unit rumah. Hal ini dikatakan adalah yang terbesar sepanjang sejarah.

Saat ini kuota FLPP sebanyak 220.000 unit dan akan ditambah menjadi 350.000 unit. "Dari tadinya 220.000 ya, mungkin sepanjang sejarah Indonesia NKRI, ini paling besar ya, zaman Pak Prabowo, pertama ini 350.000 ya yang sudah siap," ungkap Ara kepada wartawan di Kantor Kementerian PKP, Senin 5 Mei 2025.

Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho juga mengungkapkan ada kemungkinan akan ada penambahan lagi jika dari total kuota FLPP 350.000 itu sudah habis.

"Saat ini yang sudah diumumkan oleh Kemenkeu (Kementerian Keuangan) sampai dengan 350.000. Dan Kemenkeu pasti akan melihat juga dari data-data realisasi yang kita kelola. Jadi bertumbuh, nanti kalau misalkan sampai triwulan ke-3 misalkan sudah bisa terserap habis, kemudian akan ada top-up lagi," tuturnya.

Saat acara Mayday 2025 di Universitas Pertamina, Jakarta Selatan, Ara sempat menyatakan kuota rumah subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan ditambah

"Sebentar lagi diumumkan lah. Sabar ya 220 ribu ini akan bertambah untuk pertama kali pemerintahan Presiden Prabowo (Subianto) ini akan menyiapkan paling banyak sepanjang sejarah Indonesia merdeka," ujar Ara hari Kamis, 1 Mei 2025.

Ara menjelaskan tambahan kuota tersebut merupakan hasil kerja sama dengan berbagai pihak. Adapun pembiayaan kuota FLPP saat ini berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Tahun ini 220 ribu udah ada uangnya. Dari mana? Dari APBN. Berkat kerja sama moneter BI (Bank Indonesia), dan juga pemerintah Presiden Prabowo, juga DPR dibantu Pak Dasco (Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad), Pak Said, Komisi X juga, Komisi XI juga Pak Misbakhun (Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun)," imbuhnya.

Pada Desember 2024 lalu, kuota untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ditetapkan sebanyak 220.000 unit untuk tahun 2025. Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 28,2 triliun untuk disalurkan 220.000 unit rumah melalui skema FLPP.

Jadi, Sobat SIP ayo nih, yang sudah prepare untuk ajukan KPR subsidi jangan ditunda, mumpung kuota nya mau ditambah.

Booking Segera Unit nya

Rumah Subsidi Terbaik Dikelasnya

Puri Delta Tigaraksa

Tipe Anggrek 32/60
Cicilan Flat 1,4 Jutaan

e-Brochure
Rumah Subsidi Puri Delta Tigaraksa Tangerang
Graha Delta Nusamas

Tipe New Mawar 30/60
Cicilan Flat 1,4 Jutaan

e-Brochure
Rumah Subsidi Graha Delta Nusamas Tangerang

Artikel Lainnya